Jurnal Transaksi
Dokumentasikan transaksi, harga, jumlah, tanggal, hasil, alasan entry, dan catatan penting dalam satu jurnal yang rapi.
Tidak Punya Riwayat Trading, Bagaimana Mau Mengevaluasi Performa?
Sudah berapa kali kamu membeli dan menjual saham? Masih punya catatan lengkap harga beli, harga jual, jumlah lot, dan hasil setiap transaksi?
Jangan sampai transaksi terus berjalan, tetapi riwayatnya tidak tersimpan dan performa trading tidak pernah dievaluasi. CatatSaham membantumu mencatat transaksi, menyimulasikan Trading Plan sebelum membeli, dan menganalisis aktivitas trading berdasarkan data historis.
CatatSaham berfokus pada perjalanan tradingmu sendiri: dari rencana sebelum transaksi sampai evaluasi setelah transaksi selesai.
Dokumentasikan transaksi, harga, jumlah, tanggal, hasil, alasan entry, dan catatan penting dalam satu jurnal yang rapi.
Sebelum benar-benar membeli, tentukan batas bawah dan batas atas, area entry, target, dan batas risiko sesuai rencanamu.
Simpan transaksi yang benar-benar dilakukan dan gunakan riwayat tersebut sebagai dasar analisis performa pribadi.
Tinjau hasil, pola, konsistensi menjalankan rencana, dan area yang perlu diperbaiki berdasarkan data historis.
Gunakan simulasi trading plan untuk menyusun skenario terlebih dahulu. Tetapkan area harga yang kamu pertimbangkan, batas atas dan bawah, target, serta risiko yang sanggup kamu terima.
Riwayat trading menyimpan apa yang benar-benar kamu lakukan. Dengan catatan yang konsisten, kamu bisa melihat keputusan mana yang sesuai rencana dan mana yang perlu ditinjau ulang.
| Tanggal | Emiten | Aktivitas | Hasil |
|---|---|---|---|
| 16 Okt | BBRI | Beli → Jual | +2,1% |
| 14 Okt | TLKM | Beli → Jual | −0,8% |
| 10 Okt | ANTM | Beli → Jual | +1,4% |
| 08 Okt | BMRI | Beli → Jual | −1,2% |
Analisis membantu menghubungkan hasil transaksi dengan rencana, kebiasaan, dan keputusan yang kamu ambil.
Amati metrik penting dari riwayat trading sesuai periode yang dipilih.
Bandingkan apakah aktivitas nyata sesuai rencana yang dibuat sebelum transaksi.
Bangun kebiasaan trading yang lebih terdokumentasi dalam alur yang mudah dipahami.
Tentukan area harga, batas atas dan bawah, target, serta risiko sebelum memutuskan transaksi.
Jika transaksi dilakukan, dokumentasikan realisasi dan pisahkan dari simulasi yang belum dieksekusi.
Tinjau history, ukur performa, bandingkan rencana dengan realisasi, lalu catat pembelajaran.
Catat aktivitasmu, susun trading plan sebelum eksekusi, dan evaluasi perjalanan trading berdasarkan riwayat yang kamu miliki.